Satria Bagus Dewangga

Sabtu, 23 Februari 2013

Engkau Tuhan


Engkau Tuhan
kenapa menaruh harapan-harapan pada diriku
seperti paradox yang tak akan pernah selesai
berputar-putar
sesaat menelan kebahagiaan
seketika menghisap duka dan kecewa

Kenapa Engkau TUHAN
memberi rindu yang tak terpuaskan
membuat kekecewaan dan harapan kembali
KENAPA?

Kenapa Tuhan?
saat manusia-manusia di bumi ini sebegitu busuknya
masihpun aku menaruh harapan pada mereka dan KAU 

Sumber : internet

0 komentar: